babies
Google
Lirik MusikMay 9, 2006 9:25 am

Hanyalah untukmu kupasrahkan hidupku
Kukatakan setulus hati semurni cintaku
Begitulah yang kini kurasakan

Hangatnya cintamu sehangatnya rinduku
Percayalah diriku kasih
Kaulah yang terakhir diantara sekian cintaku

Kupeluk dirimu penuh kemesraan
Kita saling menyayangi
Bagaikan deru ombak yang menyatu
Takkan berakhir untuk selamanya
Di pantai cinta

Lirik Musik 9:15 am

Mengejar dirimu takkan ada habisnya
Membuat diriku menggila
Bila hati ini menjatuhkan pilihan
Apapun akan kulewati

Hari ini sayang sangat penting bagiku
Kau jawaban yang aku cari
Kisah hari ini kan ku bagi denganmu
Dengarlah sayang kali ini
Permintaanku padamu

Ya… dengarlah sayangku
Aku mohon kau menikah denganku
Ya… hiduplah denganku
Berbagi kisah hidup berdua

Cincin ini sayang terukirkan namamu
Begitu juga di hatiku
Hujan warna - warni kata orang tak mungkin
Tapi itu mungkin bagiku sebuah tanda cintaku

Lirik Musik 9:09 am

Aku yang lemah tanpamu
Aku yang rentan karena cinta yang tlah hilang darimu yang mampu menyanjungku
Selama mata terbuka
Sampai jantung tak berdetak
Selama itupun aku mampu untuk mengenangmu

Darimu kutemukan hidupku
Bagiku kaulah cinta sejati… yea…

Bila yang tertulis untukku adalah yang terbaik untukmu
Kan kujadikan kau kenangan yang terindah dalam hidupku
Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupku
Yang tlah terukir abadi sebagai kenangan yang terindah

Lirik Musik 9:07 am

Aku yang tak pernah bisa lupakan dirinya
Yang kini hadir di antara kita
Namun ku juga takkan bisa menepis bayangmu
Yang slama ini temani hidupku

Ma’afkan aku
Menduakan cintamu
Berat rasa hatiku tinggalkan dirinya

Dan demi waktu yang bergulir disampingmu
Ma’afkanlah diriku sepenuh hatimu
Seandainya bila ku bisa memilih

Kalau saja waktu itu ku tak jumpa dirinya
Mungkin semua tak kan seperti ini
Dirimu dan dirinya kini ada di hatiku
Membawa aku dalam kehancuran

Cangkruk'anMay 3, 2006 1:33 am

“Gus Dur, tangkap bupati Haeny”

Begitulah kalimat yg aku baca dr sebuah iklan koran pagi terbitan Surabaya (aku nggak sempat baca koran apa itu, karena sambil jalan) di jembatan kali rolak.
Spontan aku ingat kejadian “Tuban Membara” pd tgl 29 April 2k6 kemarin, karena Bupati Haeny adalah `korban` dalam kerusuhan masa itu, dmn pendopo Bupati Tuban yg habis dibakar massa, kantor KPU Tuban, rumah pribadi Bupati, sebuah hotel, dan SPBU yg tak luput dr amukan massa.
Semua kejadian itu tentu pantas membuat kita semua mengelus dada, prihatin dengan aksi provokasi yang menyebabkan tindakan anarkhis.

Terlepas dr siapa yg salah, krn memang saya nggak kompeten untuk menilai, tentunya kita semua setuju jika aksi anarkhis bukan menyelesaikan suatu masalah.
Kemudian saya berpikir begini “Apa yach yg sdg berada dlm otak provokator itu, setelah massa berhasil membakar beberapa bangunan yg disinyalir sbg lambang kekuasaan Bupati Haeny ?”
Apakah saat ini provokator tsb sdh puas terbahak - bahak ?
Atau malah dari hati nuraninya dia menangis jika membayangkan kejadian itu menimpa pada dirinya ?

Kembali ke kalimat yg tertulis di iklan koran pagi di atas, saya juga tdk setuju dengan bunyi kalimat tersebut.
Jelas sekali nada kalimatnya bersifat provokatif, meski saya nggak yakin isi dari berita seluruhnya akan sama dengan bunyi iklan tadi.
Coba deh kita bayangin, jika yg baca tulisan tersebut langsung menelan mentah2 kalimat di atas, apalagi dia adalah seseorang yg mengidolakan (klo tdk boleh disebut fanatik) terhadap kharisma seorang Gus Dur !!
Apakah salah jika akhirnya bisa ditafsirkan menjadi begini “Halal hukumnya menangkap Bupati Haeny ?”

Saya prihatin dengan bunyi kalimat di atas :(