babies
Google
Cangkruk'anApril 25, 2006 2:19 am

Sabtu, 22 April 2006 Jam 21.30 – 23.00 @ SCTV
Peserta :
1. Roshiana Silalahi : Moderator
2. Ponti Corolus : Play Boy Indonesia
3. Fauzan : MMI
4. Ade : pengamat/tokoh komunikasi
5. someone : Dewan Pers Indonesia
6. Jefry AB : tokoh agama Islam
7. Nathan S : pendeta / tokoh agama
8. audiens dr paramadina

Kesimpulan yang saya tangkap dr masing2 peserta *terlalu banyak klo harus saya tulis semuanya, bukan apa2, karena saat ini mata saya sdh ngantuk berat ;)

1. PONTI COROLUS – MAJALAH PLAY BOY INDONESIA
Ponti masih dengan percaya diri berusaha mencari pembenaran dr terbitnya majalah Play Boy menggunakan dalih majalah lain yg lebih berani dr Play Boy juga masih banyak, kenapa hanya Play Boy yang di sweeping ? Selain itu juga masih mempertanyakan dari segi hukum yang berlaku di negara Indonesia.

2. FAUZAN – MAJELIS MUJAHIDIN INDONESIA
Menyatakan Play Boy haram, dan wajib hukumnya untuk ditarik peredarannya.

3. ADE – PENGAMAT / TOKOH KOMUNIKASI
Secara pribadi dia terganggu dengan adanya Play Boy yang terjual bebas bahkan bisa ditemukan dengan mudah di jalan, karena juga mengganggu dia secara pribadi sebagai manusia beragama. Lebih bijaksana lagi jika majalah Play Boy dan majalah sejenis yang lain punya tempat khusus untuk penjualannya.

4. SOMEONE – DEWAN PERS INDONESIA
Perlu diterbitkan undang – undang tentang pendistribusian majalah sekelas Play Boy dan lainnya, agar tdk terdistribusi di sembarang tempat.

5. JEFRY AB – TOKOH AGAMA ISLAM
Saya hanya akan kutip analogi yang diberikan Ustad Jefry tentang aksi sweeping yg dilakukan oleh FPI terhadap majalah Play Boy *tanpa bermaksud melakukan pembenaran atas tindakan tersebut, karena 100% saya juga tdk setuju dengan aksi FPI :
Misalkan tetangga kita ada yg muter tape/radio keras2, terus ada tetangga yg ngingetin “Mas, klo muter tape jangan kenceng2, ada orang tua sakit dan di sana ada anak bayi. Kasian keganggu nanti.”
Dan ternyata org tadi nggak nge gubris, sampe akhirnya dilaporin ke RT. Pak RT dateng, br dikecilin volume radionya.
Besoknya dia ngelakuin hal yg sama, trs dilaporin ke RW, baru setelah Pak RW dateng dia kecilin lagi volume radionya.
Ternyata esok harinya dia mengulangi perbuatan yg sama, maka berbondong – bondong tetangga pada datang ke rumah orang itu.
Ada yg langsung marah, ada yg langsung nonjok, tapi ada pula yg melerai dan bilang untuk sabar.
Jadi itu adalah reaksi yg berbeda – beda dr masyarakat Indonesia yg jumlahnya sekian banyak.
Namun jika kita mau jujur dengan hati nurani, semua yg dikatakan oleh Ustad Jefry adalah benar. Tidak ada asap, jika tidak ada api.

6. NATHAN S – PENDETA / TOKOH AGAMA
Pendeta Nathan meminta pertanggung jawaban moral dari pihak Play Boy, karena bagaimanapun terbitnya majalah Play Boy bisa merusak moral generasi muda bangsa ini.

Sekarang, saya akan coba kemukakan opini saya pribadi menanggapi terbitnya majalah Play Boy.
Saya tidak akan menjadi orang munafik dlm hal ini, krn saya juga suka melihat gb, membaca cerita.
Namun saya tdk pernah dengan bangga hati mengajak org lain untuk ikut bersama saya jika saya sdg nikmat melakukan dosa.

Sebenarnya yg dipermasalahkan bukan nama “Play Boy” yg melekat pd majalah tersebut, karena kita juga tau banyak sekali majalah sejenis yg lebih heboh dan lebih lama terbit ketimbang Play Boy.
Tapi kenapa baru heboh di saat majalah Play Boy ini terbit ?

Sebenarnya yg membikin heboh adalah terbitnya majalah Play Boy di saat yg tdk tepat, ditengah ramainya pro – kontra RUU APP.
Jadi bagi sebagian orang, dengan terbitnya Play Boy di saat begini sama aja dengan nantangin dan melecehkan. *menyiram minyak di atas api :D
Maka sdh menjadi konsekuensi logis jika akhirnya ada aksi sweeping dan tindakan anarkhis seperti itu.

Dan jika ada suatu organisasi masa semacam FPI melakukan sweeping, ini sebagai bukti ketidak percayaan masyarakat terhadap tegaknya hukum di Indonesia.
Karena kita semua juga tau, bagaimana hukum di Indonesia bisa dibeli oleh penguasa dan para pemilik modal guna kepentingan politik atau business nya semata.

Ada satu hal menarik dr debat tersebut yg dapat saya kemukakan berdasar komentar dari pendeta Nathan S., ini menunjukkan bahwa semua ajaran agama tidak setuju dengan adanya pornografi, jd jika ada yg mencoba mendiskreditkan salah satu agama saja dlm hal ini, maka isu tersebut terbantahkan.

Oleh sebab itu, menurut saya pribadi, saya setuju untuk penerbitan majalah – majalah dewasa dikaji ulang. Bukan hanya Play Boy, tapi majalah sejenis seperti Popular dll.
Yang paling bijaksana adalah meng-kaji ulang pendistribusiannya, harus benar2 eksklusif untuk kalangan tertentu, di tempat – tempat tertentu, dan dengan pengawasan yg ketat pula.

Lagi2 ini menurut pengalaman pribadi ye, beredarnya majalah dewasa secara bebas sangat merusak mental remaja ( masa2 puber SMP – SMA ), krn dulu jaman2 smp – sma liat majalah2 begituan langsung berdesir dan pikiran dah kemana – mana. Ngeres pokoknya ;)
Tapi lain lagi dengan sekarang, liat majalah begituan efeknya sdh jauh berbeda dengan masa2 puber dulu.

Jadi kalo kita sdh terlanjur rusak mentalnya, janganlah kita merusak mental anak cucu kita. Berbicaralah dengan hati nurani, dan jangan masalah ini menjadi sentimen terhadap salah satu agama.

*warga negara Indonesia, yang perduli dengan nasib bangsa – 230406 @ 00.15

Cangkruk'anApril 13, 2006 2:31 am

Sebenernya sdh lama mau mengangkat tulisan ini, cmn karena sering kelupaan akhirnya baru kesampean hari ini.
Cerita ini terinspirasi dari penggusuran warga stren kali di terminal Joyoboyo yang sempat beberapa kali tertunda dan sempat terjadi perundingan yang cukup alot bahkan sampai terjadi ketegangan antara Dispol PP dengan warga stren kali yang akan digusur.

Penggusuran pertama gagal dilakukan, karena warga berjanji akan membongkar sendiri bedak yang mereka tempati sebagai tempat usaha sekaligus tempat tinggal.
Tapi pada kenyataannya, mereka tidak membongkar bedak tersebut. Bahkan pada malam hari masih tetap berjualan sampai meluber ke jalan, memakan setengah jalan yang biasa aku lewati setiap harinya.

Tapi entah pada penggusuran ke dua atau ketiga, akhirnya bedak mereka diratakan dengan buldoser secara paksa oleh Pemkot Surabaya. Ketegangan terjadi, namun tidak menyurutkan langkah pemkot untuk menggusur mereka.
Aku hanya mendengarkan dari balik meja kantorku laporan dari Suara Surabaya yang dengan setia aku dengarkan.

Malam harinya, ketika aku lewat terminal Joyoboyo pemandangannya bener - bener lain. Sepanjang kali yang biasanya terlihat kumuh, malam itu begitu bersih, nyaman sekali dipandang.
Lampu yang menghiasi jembatan menambah keindahan lingkungan malam itu.
Tanah tempat bedak - bedak berdiri telah di hancurkan, “pasti pedagang2 itu akan kesulitan kalo mau balik ke sini lagi”, begitu pikirku.

Tapi ternyata dugaanku salah, cmn selang beberapa hari saja, para pedagang sudah balik kucing.
Tempat itu kembali kumuh, mereka menggelar dagangannya sampai separo jalan tanpa ada perasaan bersalah, karena pada dasarnya mereka telah merampas hak para pengguna jalan, karena memang jalan tersebut bukan jalan kakek moyang mereka, jalan itu adalah jalan umum.

Sebenarnya mereka juga tidak ada hak sama sekali untuk tinggal di stren kali, karena mereka tdk pernah membeli tanah tersebut, jadi mereka tdk ada hak untuk menolak jika harus digusur.
Saya pikir, mereka lebih dari memperjuangkan nasib daripada memperjuangkan hak.
Namun yang jadi ironi, ada anggota dewan yang sok pahlawan mendukung mereka. Padahal dalam rapat resmi anggota dewan, memutuskan untuk menggusur dan memindah mereka ke lokasi lain.

Permainan politik, dimanapun politik itu kotor & menjijikkan !! *geram !!

Lirik Musik 2:14 am

Lirik ini begitu sering aku dengar, alunannya rancak, sajaknya lucu & menarik, sehingga bisa bikin kita senyum2 sendiri jika mendengarkannya.
Tapi kebetulan hanya satu kali saja aku mencoba mencermati isi lagu ini, jadi mohon ma’af kalo liriknya masih salah.

Blebes - Nggak tau siapa penyanyi aslinya

* Dik, sajake koq ono perlu
Sik isuk wis nangeni aku
Dik lha opo koq nggowo palu ?
Opo tho sing arep dipaku ?

** Wis, kowe gak usah suloyo
Ndik bengi metu karo sopo ?
Neng klambimu lipstike sopo ?
Yen ora bocah wadon liyo ?

* Aku ora neng ngendi - endi dik
Malah aku njaluk tulung dikeroki
Wis ono seminggu gegerku rasane koyo disunduki

** Wis ndang nyingkrih ndang nyingkrih –> *emoh dik !!
Lek ngono aku wae sing nyingkrih sing nyingkrih –> *ojo dik !!

* Aku masih cinta padamu, my darling I love you

ctt : * penyanyi cowok; ** penyanyi cewek

btw ada yg punya mp3 nya nggak yach ?

LinuxApril 4, 2006 2:10 am

Berikut ini sedikit panduan tentang Instalasi Apache, MySQL, PHP di Linux.
Tulisan ini memang tidak detail step by step-nya, minimal jika anda sudah sedikit familiar dengan Linux dan syntaknya, pasti anda mengerti bagaimana melakukan langkah - langkah di bawah ini.
Tulisan ini lahir ketika server web saya sedang mengalami masalah, kemudian saya lakukan instalasi web server default bawaan RHEL AS 3, ternyata muncul trouble karena kebetulan MySQL yang saya gunakan adalah MySQL ver 5, sedangkan PHP yang saya gunakan masih PHP versi 4.0.3
Jadi perlu dilakukan upgrade PHP ke versi 5, saya gunakan PHP 5.0.3 dengan MySQL 4 sebagai clientnya *tidak masalah juga jika anda gunakan MySQL 5 sbg clientnya, malah lebih baik saya kira.
Kebetulan Server Email dengan Server Web saya jadikan satu di IP 192.168.1.1 *misalnya
Sedangkan Server DataBase (dlm hal ini MySQL) ada di IP 192.168.1.2 *misalnya juga ;)

Oh ya, login sebagai root dulu yach !! ^_^

Install Apache, MySQL, PHP
1. Install Apache default dari RHEL AS 3
2. Install MySQL 4 : –> untuk versi terbaru, silakan download langsung ke www.mysql.com, saya sarankan anda mendownload ketiga file di bawah ini !
       a. server
       b. client
       c. devel
3. locate mysql.h
4. Install PHP dr tar.gz
       a. tar -zxvf nama file PHP (gunakan versi 5.0.3)
       b. cd php-5.0.3
       c. ./configure –sysconfdir=/etc –with-apxs2=/usr/sbin/apxs –with-mysql=/usr/bin
       d. make
       e. make install

Linux 1:57 am

Setelah sukses dengan instalasi QMail Server, dan jika anda ingin membangun sebuah webmail, maka SquirrelMail adalah salah satu pilihan yang sangat tepat karena fitur2 nya yang sangat lengkap.
Berikut ini panduannya, sekali lagi semoga bermanfa’at & selamat menikmati ;)

INSTALLING IMAP :
* cd /downloads/qmailrocks/
* ftp 192.168.20.151 –> yg ini disesuaikan sendiri yach, intinya download courier-authlib-0.55.tar.bz2
* bin
* get courier-authlib-0.55.tar.bz2
* bye
* tar jxvf courier-authlib-0.55.tar.bz2
* cd courier-authlib-0.55
* ./configure –prefix=/usr/local –exec-prefix=/usr/local –with-authvchkpw –without-authldap –without-authmysql –disable-root-check –with-ssl –with-authchangepwdir=/usr/local/libexec/authlib –with-redhat
* make && make check
* make install-strip && make install-configure
* vi /etc/rc.local
Tambahkan baris berikut :
* /usr/local/sbin/authdaemond start
* cd /downloads/qmailrocks/
* tar jxvf courier-imap-3.0.8.tar.bz2
* chown -R bayu:wheel courier-imap-3.0.8 –> saya memakai user bayu, tentunya anda bisa gunakan user anda sendiri, intinya gunakan user non - root
* su - bayu
* cd /downloads/qmailrocks/courier-imap-3.0.8
* ./configure –prefix=/usr/local –exec-prefix=/usr/local –with-authvchkpw –without-authldap –without-authmysql –disable-root-check –with-ssl –with-authchangepwdir=/usr/local/libexec/authlib –with-redhat
Prosesnya agak lama, MONGGO KOPI SUSU NIPUN DIPUN SRUPUTTTTTTT !!!!
* make && make check
* exit
* cd /downloads/qmailrocks/courier-imap-3.0.8
* make install-strip && make install-configure
* /usr/local/sbin/mkimapdcert
* vi /usr/local/etc/imapd.cf
change postmaster@example.com an administrative email address
* vi /usr/local/etc/imapd
Make sure that the following configuration exists: IMAPDSTART=YES
* vi /usr/local/etc/imapd-ssl
Make sure that the following configuration exists: IMAPDSSLSTART=YES
Make sure that the following configuration exists: TLS_CERTFILE=/usr/local/share/imapd.pem
* cp /usr/local/libexec/imapd.rc /etc/rc.d/init.d/imap
* cp /usr/local/libexec/imapd-ssl.rc /etc/rc.d/init.d/imaps
* usr/local/sbin/authdaemond stop
* usr/local/sbin/authdaemond start
* /etc/rc.d/init.d/imap stop
* /etc/rc.d/init.d/imaps stop
* /etc/rc.d/init.d/imap start
* /etc/rc.d/init.d/imaps start
* telnet localhost 143

Trying 192.168.1.10…
Connected to 192.168.1.10.
Escape character is ‘^]’.
* OK [CAPABILITY IMAP4rev1 UIDPLUS CHILDREN NAMESPACE THREAD=ORDEREDSUBJECT THREAD=REFERENCES SORT QUOTA IDLE STARTTLS] Courier-IMAP ready. Copyright 1998-2003 Double Precision, Inc. See COPYING for distribution information.
a login postmaster@mydomain.com my_password
a OK LOGIN Ok. (successful login!)
a logout (logs you out)
* BYE Courier-IMAP server shutting down
a OK LOGOUT completed
Connection closed by foreign host.

Hint: The “a” that you see before my login commands is required.

* cd /downloads/qmailrocks
* tar zxvf courierpassd-1.1.0-RC1.tar.gz
* cd courierpassd-1.1.0-RC1
* ./configure
* make && make install
* jika menggunakan xinetd.d
* cd /etc/xinetd.d
* vi courierpassd
service courierpassd
{
port = 106
socket_type = stream
protocol = tcp
user = root
server = /usr/local/sbin/courierpassd
server_args = -s imap
wait = no
only_from = 192.168.20. –> sesuaikan dengan kebutuhan / IP anda
instances = 4
disable = no
}
* jika menggunakan inetd
* vi /etc/inetd.conf
courierpassd stream tcp nowait root /usr/local/sbin/courierpassd -s imap
* vi /etc/services
courierpassd 106/tcp #for /etc/xinetd.d/courierpassd
* jika menggunakan xinetd.d
* /etc/rc.d/init.d/xinetd restart
* jika menggunakan inetd
* /etc/rc.d/init.d/inetd restart
* telnet localhost 106
Trying 127.0.0.1…
Connected to localhost.
Escape character is ‘^]’.
200 courierpassd v0.30 hello, who are you?
user postmaster@qmailrocks.org
200 Your password please.
pass my_password (don’t be a dumbass. Put your own password here)
200 Your new password please.
newpass my_new_password (don’t be a dumbass. Put your new password here)
200 Password changed, thank-you.
quit
200 Bye.
Connection closed by foreign host.

* Install sukses, lanjutkan ke squirrelmail instalasi !!!

INSTALLING SQUIRRELMAIL :
* cd /downloads/
* ftp 192.168.20.151 –> sesuaikan jg dengan kondisi di PC anda, intinya untuk mendapatkan file squirrelmail-1.4.4.tar.gz
cd linux/webmail
bin
get squirrelmail-1.4.4.tar.gz
bye
* tar zxvf /var/www/squirrelmail-1.4.4.tar.gz
* mv squirrelmail-1.4.4 webmail
* mkdir /var/sqattachements
* chown -R apache:apache /var/sqattachements (or whatever user apache runs as)
* cd webmail
* chown -R apache:apache data (or whatever user apache runs as)
* cd config
* ./conf.pl
General
——-
1. Domain : 1.2.3.4 (Enter the IP of your server here. Don’t be an idiot and actually use 1.2.3.4)
2. Invert Time : false
3. Sendmail or SMTP : SMTP

IMAP Settings
————–
4. IMAP Server : localhost
5. IMAP Port : 143
6. Authentication type : login
7. Secure IMAP (TLS) : false
8. Server software : other
9. Delimiter : detect

SMTP Settings
————-
4. SMTP Server : localhost
5. SMTP Port : 25
6. POP before SMTP : false
7. SMTP Authentication : login
8. Secure SMTP (TLS) : false

* edit httpd.conf

ServerName webmail.artindo.intra
ServerAlias webmail.*
ServerAdmin bayu@artindo.co.id
DocumentRoot /var/www/webmail

* service httpd restart
* http://localhost/webmail
* cd /var/www/webmail/plugins
* ftp 192.168.20.151 –> sesuaikan dengan kondisi PC anda, intinya untuk mendapatkan file change_pass-2.7-1.4.x.tar.gz
bin
get change_pass-2.7-1.4.x.tar.gz
bye
* tar zxvf change_pass-2.7-1.4.x.tar.gz
* rm -rf change_pass-2.7-1.4.x.tar.gz
* cd /var/www/webmail/config
* ./conf.pl
Choose the option for “plugins”. On my version of Squirrelmail, this was option 8. Once you are in the modules menu you should see the “change_pass” module on the list of available, but inactive, modules. You can add the “change_pass” module by simply typing the number associated with the module and then hitting enter. Once the module appears on the active module list, go ahead and save the configuration changes and then exit out of the configuration tool.
Alright! You should be all set now. All that’s left to do log into Squirrelmail and try out the password change tool!

Linux 1:44 am

Setelah cukup lama vacuum dr blog, tiba2 pagi ini sedikit saya ingin menuangkan coretan tentang step by step bagaimana membangun sebuah Email Server.
Email Server yang akan digunakan adalah Qmail dengan OS Linux Redhat *saya pake RHEL AS 3.
Diasumsikan untuk mesin Linux fresh installasi, tanpa ada Qmail terinstall sebelumnya.
Tulisan ini saya sadur dari www.qmailrocks.org yang telah saya ringkas sehingga lebih memudahkan terutama bagi para newbie *karena pada intinya saya juga seorang newbie.
Semoga bermanfaat, dan selamat menikmati :

INSTALASI QMAILROCKS

A. Pre Install :
Konfigurasi partisi (minimal) :
* / –> 70MB
* /var –> 10MB
* /home –> 3MB
* free –> 80 s.d 90 MB

Yang harus sudah terinstall :
* Apache Web Server –> version 1.3 atau 2
* PHP –> version 4.0.6 or higher
* Perl –> any version of 5
* GCC
* OpenSSL –> version 0.9.5a or higher
* OpenSSL - devel –> for redhat
* wget
* patch & patchutils

Yang harus uninstall :
* Postfix
* POP Service
* SMTP Service

Firewall : dibuka saja dulu semuanya

B. Download Software :
* mkdir /downloads
* cd /downloads
* wget http://www.qmailrocks.org/download/qmailrocks.tar.gz
* tar zxvf qmailrocks.tar.gz

C. Instalasi :
* /downloads/qmailrocks/scripts/install/qmr_install_linux-s1.script
* /downloads/qmailrocks/scripts/util/qmail_big_patches.script
* cd /usr/src/qmail/qmail-1.03
* make man && make setup check
* ./config-fast artindo.co.id
* make cert
* Contoh configurasi cert :
Country Name (2 letter code) [GB]:US
State or Province Name (full name) [Berkshire]:Georgia
Locality Name (eg, city) [Newbury]:Atlanta
Organization Name (eg, company) [My Company Ltd]:qmailrocks.org
Organizational Unit Name (eg, section) []:mail
Common Name (eg, your name or your server’s hostname) []:mail.qmailrocks.org
Email Address []:postmaster@thisdomain.org
* Jika berhasil, akan otomatis terinstall di /var/qmail/control/servercert.pem, lihat juga di /var/qmail/control/clientcert.pem
* chown -R vpopmail:qmail /var/qmail/control/clientcert.pem /var/qmail/control/servercert.pem
* cd /usr/src/qmail/ucspi-tcp-0.88/
* patch < /downloads/qmailrocks/patches/ucspi-tcp-0.88.errno.patch
* make && make setup check
* cd /package/admin/daemontools-0.76/src
* patch < /downloads/qmailrocks/patches/daemontools-0.76.errno.patch
* cd /package/admin/daemontools-0.76
* package/install
* cd /downloads/qmailrocks/
* tar zxvf ezmlm-0.53-idx-0.41.tar.gz
* cd ezmlm-0.53-idx-0.41
* make && make setup
* cd /downloads/qmailrocks/
* tar zxvf autorespond-2.0.5.tar.gz
* cd autorespond-2.0.5
* make && make install
* cd /downloads/qmailrocks
* tar zxvf vpopmail-5.4.7.tar.gz
* cd vpopmail-5.4.7
* ./configure --enable-logging=p
* make && make install-strip
jika ketemu error spt ini :
If you are using GCC version 3.x, you may get a compilation error similar to this:

In file included from vconvert.c:35:
vmysql.h:53:22: missing terminating " character
vmysql.h:60:35: missing terminating " character
make[2]: *** [vconvert.o] Error 1

If you get this error, you will need to apply a patch to Vpopmail:

* patch < /downloads/qmailrocks/patches/vmysql.patch
Once you've applied the patch, try running "make" and "make install" again and you should be ok.
* make && make install-strip
* cd /downloads/qmailrocks
* tar zxvf vqadmin-2.3.6.tar.gz
* cd vqadmin-2.3.6
* ./configure --enable-cgibindir=/var/www/cgi-bin --enable-htmldir=/var/www/html
* make && make install-strip
* Konfigurasi di httpd.conf

deny from all
Options ExecCGI
AllowOverride AuthConfig
Order deny,allow

* cd /var/www/cgi-bin/vqadmin
* vi .htaccess –> isinya :
AuthType Basic
AuthUserFile /usr/local/apache/.htpasswd
AuthName vQadmin
require valid-user
satisfy any
* chown apache .htaccess (you may need to change the chown to either “nobody”, “apache” or “www” etc., depending on what user your installation of Apache is running as)
* chmod 644 .htaccess
* mkdir /usr/local/apache
* htpasswd -bc /usr/local/apache/.htpasswd admin admin_password
* chmod 644 /usr/local/apache/.htpasswd
* /sbin/service httpd restart
* http://localhost/cgi-bin/vqadmin/vqadmin.cgi
Note: make sure you include “vqadmin.cgi” in the path or you will get a 403 forbidden error!
* cd /downloads/qmailrocks
* tar zxvf maildrop-1.6.3.tar.gz
* cd maildrop-1.6.3
* ./configure –prefix=/usr/local –exec-prefix=/usr/local –enable-maildrop-uid=root –enable-maildrop-gid=vchkpw –enable-maildirquota
* make && make install-strip && make install-man
* cd /downloads/qmailrocks
* tar zxvf qmailadmin-1.2.3.tar.gz
* cd qmailadmin-1.2.3
* ./configure –enable-cgibindir=/var/www/cgi-bin –enable-htmldir=/var/www/html/
note: The paths in the above configure script will need to be custom tailored to your systems configuration
* make && make install-strip
Now browse to http://localhost/cgi-bin/qmailadmin and you should see the login screen. Login with the postmaster account and password for the domain that you created a while back using Vqadmin. Pretty cool, isn’t it? Go ahead and create some additional mailboxes for your domain(s).
If you didn’t get any errors, Qmailadmin should be all set!
note: if it’s late and you’re looking for a place to stop so you can sleep, this is a good place. Sendmail should still be handling mail on the server. After this page it’s Qmail or bust!
* /downloads/qmailrocks/scripts/finalize/linux/finalize_linux.script
* vi /var/qmail/supervise/qmail-pop3d/run
Find “mail.example.com” and change it to your server’s hostname. For example: mail.artindo.co.id
* vi /var/qmail/supervise/qmail-smtpd/run
Find “mail.example.com” and change it to your server’s hostname. For example: mail.artindo.co.id
* qmailctl stop
* echo ‘127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=”"‘ >> /etc/tcp.smtp
* echo ‘192.168.20.:allow,RELAYCLIENT=”"‘ >> /etc/tcp.smtp
* qmailctl cdb
* echo administrator@artindo.co.id > /var/qmail/alias/.qmail-root
* echo administrator@artindo.co.id > /var/qmail/alias/.qmail-postmaster
* echo administrator@artindo.co.id > /var/qmail/alias/.qmail-mailer-daemon
* ln -s /var/qmail/alias/.qmail-root /var/qmail/alias/.qmail-anonymous
* chmod 644 /var/qmail/alias/.qmail*
* Uninstall Sendmail :
* rpm -qa | grep sendmail

If Sendmail is installed as an RPM, you will see an output similar to this:

sendmail-x.x.x.x
sendmail-doc-x.x.x.x
sendmail-devel-x.x.x.x
sendmail-cf-x.x.x.x

If it’s installed as an RPM, you can uninstall Sendmail quite easily by running the followinng commands:

* /etc/rc.d/init.d/sendmail stop (to stop Sendmail)
* rpm -e –nodeps sendmail-x.x.x.x
* rpm -e –nodeps sendmail-doc-x.x.x.x
* rpm -e –nodeps sendmail-devel-x.x.x.x
* rpm -e –nodeps sendmail-cf-x.x.x.x

However, if the RPM query produces no output, you most likely have a source install of Sendmail. In that case…

* /etc/rc.d/init.d/sendmail stop (to stop Sendmail)
* mv /usr/lib/sendmail /usr/lib/sendmail.old
* mv /usr/sbin/sendmail /usr/sbin/sendmail.old
* chmod 0 /usr/lib/sendmail.old /usr/sbin/sendmail.old
* Uninstall Postfix :
* rpm -qa | grep postfix
postfix-x.x-x
* /etc/rc.d/init.d/postfix stop
* rpm -e –nodeps postfix-x.x-x
* ln -s /var/qmail/bin/sendmail /usr/lib/sendmail
* ln -s /var/qmail/bin/sendmail /usr/sbin/sendmail
* /downloads/qmailrocks/scripts/util/qmr_inst_check
If you get a “congratulations” type of message, you’re all set. If you get some errors, just follow the directions to fix the errors and then re-run the script until you get all errors corrected and you get a “congratulations” message.
* qmailctl stop
* qmailctl start
* qmailctl stat
/service/qmail-send: up (pid 29956) 2 seconds
/service/qmail-send/log: up (pid 29960) 2 seconds
/service/qmail-smtpd: up (pid 29963) 2 seconds
/service/qmail-smtpd/log: up (pid 29968) 2 seconds
/service/qmail-pop3d: up (pid 29971) 2 seconds
/service/qmail-pop3d/log: up (pid 29972) 2 seconds
messages in queue: 0
messages in queue but not yet preprocessed: 0

If you, don’t see anything like that or if you see error messages
* Test POP3 service :
* telnet localhost 110

you should see something like this:
Trying 192.168.1.10…
Connected to 192.168.1.10.
Escape character is ‘^]’.
+OK <16658.1054485137@yourserver.com>
user postmaster@mydomain.com (enter your username here. remember to use the full e-mail address)
+OK
pass your_password
+OK
quit
+OK
Connection closed by foreign host.

This is the sign of a successfull POP connection to the server!
* Test kirim email :
* telnet localhost 110

Trying 192.168.1.10…
Connected to 192.168.1.10.
Escape character is ‘^]’.
+OK <16658.1054485137@yourserver.comt>
user postmaster@mydomain.com (again, remember to log in with the full email address of the user)
+OK
pass your_password
+OK
list
+OK
1 323 (there’s your message!)
.
quit
+OK
Connection closed by foreign host.
* Test SMTP service :
* telnet localhost 25

Trying 127.0.0.1…
Connected to localhost.
Escape character is ‘^]’.
220 somewhere.anywhere.com ESMTP
ehlo localhost
250-somewhere.anywhere.com
250-AUTH LOGIN CRAM-MD5 PLAIN
250-AUTH=LOGIN CRAM-MD5 PLAIN
250-STARTTLS
250-PIPELINING
250 8BITMIME
starttls
220 ready for tls
quit
quit
Connection closed by foreign host.
[root@somewhere control]#
* If you happen to get an error that states “454 TLS not available: missing RSA private key (#4.3.0)” after you issue the “starttls” command, you will want to check 2 things:
1) Verify that the cert actually exists at /var/qmail/control/servercert.pem. If it’s not there, go back to step 2 and repeat the cert creation step.
2) Verify that the cert is owned by vpopmail:vchkpw. If it’s not, then make it so like this:
chown vpopmail:qmail /var/qmail/control/servercert.pem
* Instalasi Qmail sukses !!! Lanjutkan dengan instalasi IMAP dan Squirrelmail