babies
Google
Lirik MusikJune 18, 2008 8:41 am

Dengarkanlah wanita pujaanku
Malam ini akan kusampaikan
Hasrat suci kepadamu dewiku
Dengarkanlah kesungguhan ini

Aku ingin, mempersuntingmu
Tuk yang pertama dan terakhir

Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu

Dengarkanlah wanita impianku
Malam ini akan kusampaikan
Janji suci satu untuk selamanya
Dengarkanlah kesungguhan ini

Aku ingin, mempersuntingmu
Tuk yang pertama dan terakhir

Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu

Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu

Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu

Akulah yang terbaik untukmu…

Cangkruk'anMay 14, 2008 2:28 am

Oleh: Dahlan Iskan
TIAP kelompok punya logika berpikir sendiri dalam menghadapi lonjakan harga minyak dunia. Rakyat kecil (dan yang mengatasnamakan rakyat kecil) sangat khawatir, kenaikan harga BBM akan lebih menyengsarakan mereka. Kelompok ini menggunakan logika bahwa kenaikan harga BBM ujung-ujungnya menaikkan harga bahan kebutuhan lain yang kian tidak terjangkau oleh mereka.

Mereka tidak tahu dan tidak perlu tahu bahwa tanpa kenaikan harga BBM, ekonomi nasional bisa bangkrut. Bagi mereka, sekarang pun mereka sudah bangkrut. Kalau nanti ekonomi bangkrut, apa bedanya dengan yang sudah mereka alami sekarang. Logika ini sangat kuat di benak mereka yang kadang tidak bisa dirasakan oleh kelompok yang di atas.

Bagi kelompok ini, tugas para pemimpinlah untuk mencari jalan keluar. Kalau untuk menghindari kebangkrutan itu para pemimpin hanya bisa mencari jalan yang paling mudah, yakni dengan menaikkan harga BBM, apa bedanya para pemimpin yang mendapatkan fasilitas mewah itu dengan orang biasa. Logika mereka, kalau harga BBM dinaikkan dan ekonomi terhindar dari kebangkrutan, pada dasarnya hanya para pemimpinlah yang ingin menghindarkan diri dari kebangkrutan. Para pemimpinlah yang ternyata tidak mau bersusah payah dan takut menderita.
***

taken from http://jawapos.com/index.php?act=detail&id=10465
Kelompok pemikir nonpemerintah melihat bahwa tanpa kenaikan harga BBM, ekonomi negara bisa bangkrut. Penyebabnya, dana APBN habis untuk membayar subsidi BBM. Kalau APBN jebol, kepanikan akan terjadi. Kalau sudah panik, ekonomi bisa lebih bangkrut lagi. Bahkan, kepanikan yang bercampur kebangkrutan itu bisa membuat kekacauan.

Subsidi BBM itu harus dicabut atau dikurangi untuk menghindarkan kebangkrutan itu, dan kepanikan itu, dan kekacauan itu. Toh yang menikmati subsidi BBM pada dasarnya bukan orang kecil. Para pemilik mobil, terutama mobil mewah, yang boros BBM-lah yang menikmati paling banyak. Kelompok ini berpikir kenaikan harga BBM memang akan menyulitkan masyarakat, tapi tidak menaikkan BBM akan lebih menyulitkan lagi.
***
Kalangan pengusaha besar punya pikiran sendiri. Dinaikkan atau tidak harga BBM itu, yang penting harus ada kepastian. Kalau mau naik, ya naiklah. Cari angka kenaikan yang terbaik. Kalau sudah ada keputusan seperti itu, pengusaha akan menghitung ulang bisnis mereka. Apa saja yang harus disesuaikan.

Pengusaha sudah biasa berada dalam situasi yang sulit begitu. Ini bukanlah kenaikan harga BBM yang pertama. Sejak dulu-dulu harga BBM sudah sering naik. Setiap harga BBM naik juga selalu sama: didahului dengan pendapat-pendapat yang menentang, lalu demo, lalu menjadi biasa lagi. Bagi pengusaha, usaha tetap hidup dan berkembang adalah fokus perhatiannya. Ketika orang lagi demo, pengusaha terus berhitung harus berbuat apa.

Setiap kenaikan harga BBM pengusaha selalu sulit. Tapi setiap itu pula pengusaha selalu mendapatkan jalan keluarnya. Tentu, ada satu dua yang benar-benar harus tutup. Misalnya, pabrik genting dan keramik dalam skala kecil.

Bagaimana kalau tidak ada kenaikan harga BBM?
Pengusaha besar juga akan berhitung. Kalau harga BBM tidak naik, pemerintah hanya akan bisa bertahan sampai bulan apa. Masing-masing punya hitungan sendiri. Ada yang memperkirakan pemerintah hanya akan bisa bertahan sampai Desember. Ada juga yang menghitung mungkin masih kuat sampai April tahun depan. Desember atau April, itu hanya hitungan bulan.

Setelah menghitung seperti itu, pengusaha lalu berpikir begini: saat ekonomi bangkrut itu nanti, berbagai macam kejadian bisa meledak. Mereka pun lantas mengambil tindakan: daripada berada harus menghadapi ledakan yang akan terjadi, lebih baik mulai sekarang menarik uang dari bank dan mengirimkan ke luar negeri. Dan, kalau sudah ada satu orang yang melakukan itu, yang lain akan menyusul. Dalam waktu sekejap, kepanikan akan terjadi. Kepanikan ini tidak dirasakan masyarakat umum karena hanya terjadi di kalangan pengusaha.

Tapi, dalam waktu beberapa minggu, kepanikan akan menjalar ke perbankan dan dalam hitungan hari bakal menjalar ke masyarakat luas.

Kalau hal ini terjadi, pemerintah yang diperkirakan baru akan bangkrut pada April tiba-tiba akan bangkrut dalam waktu lebih cepat. Dan, kalau saat itu baru diputuskan harga BBM naik, terlambatlah sudah. Tidak tertolong lagi.

Bagi pengusaha, kenaikan harga BBM memang akan menyulitkan, tapi risiko-risikonya bisa dihitung. Antisipasi-antisipasinya juga bisa direncanakan.

Kalau harga BBM tidak naik, dalam waktu pendek (lima bulan) memang akan menyenangkan. Setelah itu, segala macam risikonya sulit diperhitungkan. Pengendaliannya juga akan sulit direncanakan. Yang akan terjadi, terjadilah.
***
Yang paling sulit adalah pemerintah. Apalagi, pemerintah yang masih ingin lagi dipilih untuk menjadi pemerintah dalam pemilu yang akan datang. Pilihannya tidak ada yang enak. Pilihannya bukan pahit dan manis, atau pahit dan hambar. Pilihannya adalah pahit dan pahit. Sulitnya, pemerintah tidak bisa untuk tidak memilih.

Saya bisa merasakan kesulitan itu. Karena itu, ketika pekan lalu saya diminta untuk memberikan pandangan di hadapan presiden, Wapres, beberapa menteri, dan pimpinan media massa di Istana Negara Jakarta, saya kemukakan risiko-risiko pilihan itu.
***
Meski belum memformalkan, pemerintah sudah memberikan kepastian akan menaikkan harga BBM. Angkanya masih disimulasikan dan apa saja akibat yang akan ditanggulangi juga sedang dirumuskan. Salah satu di antaranya adalah bantuan langsung untuk orang miskin dan pegawai negeri, TNI-Polri, dan buruh.

Langkah ini pernah dinilai berhasil dalam mengatasi kenaikan harga BBM yang lalu. Harus dihitung ulang apakah kali ini juga akan berhasil. Terutama dengan menambah lapisan yang menerima bantuan langsung seperti buruh dan pegawai negeri.

Kalau hasil hitungan itu ternyata menyatakan bahwa rakyat masih belum puas, pemerintah harus menunjukkan kesungguhannya untuk mengoreksi dirinya lebih keras. Ini sebagai bentuk “penebusan dosa” kepada rakyat.

Di Istana Negara, saya mengatakan kurang lebih begini: kalau pejabat yang korupsi Rp 1 miliar ditindak, mestinya pejabat yang gagal memasukkan uang ke negara yang nilainya triliunan rupiah juga harus ditindak. Misalnya, siapa yang harus bertanggung jawab terhadap kemerosotan produksi minyak Indonesia. Mengapa tujuh tahun terakhir produksi minyak turun terus di bawah pejabat yang sama. Padahal, kalau saja produksi minyak mentah kita bisa naik terus, mestinya Indonesia justru bersuka ria dengan kenaikan harga minyak mentah dunia yang mencapai USD 120 per barel seperti sekarang ini.

Meski saya tidak menyebut nama, saya kira presiden dan Wapres tahu benar siapa yang saya maksud hari itu. Kalaupun tidak, dua hari lalu tajuk Media Indonesia menuding langsung: Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.***

Cangkruk'anMay 13, 2008 1:31 am

Kita semua tau, pemerintah berencana & sudah hampir bisa dipastikan akan menaikkan tarif BBM sampai 30% pada akhir Mei 2008 ini dengan dalih memangkas subsidi kepada masyarakat yang mampu *karena yg punya mobil adalah orang2 yang mampu, untuk dialihkan menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang nilainya 50% lebih besar kepada masyarakat yang tidak mampu *ini kata Jusuf Kalla yang berulang kali ditayangkan di berbagai stasiun televisi.
Mahasiswa sudah mulai turun ke jalan, BEM Seluruh Indonesia sudah bergerak, apakah hal ini akan menjadi bola salju yang terus menggelinding seperti 10 tahun yll ketika REFORMASI bergulir ?
Aku pribadi berharap tidak sampai terjadi, tp jika memang pemerintah *Jusuf Kalla, masih tetep keukeuh dengan hal ini dan hanya dengan turun ke jalan secara nasional yang bisa menghentikannya, kenapa enggak ?

Ketika kita lihat ribuan masyarakat antri minyak tanah, antri bensin *yg kata jusuf kalla mereka adalah orang kaya, aku teringat dengan dengan buku2 pelajaran sewaktu masih SD dulu, yg tergambar masyarakat miskin sedang antri sembako dan minyak tanah :( & itu semua sekarang ikod aku rasakan

Sungguh ironis sekali melihat kenyataan di negeri ini… alih2 masyarakat miskin lebih maju, tp yang ada adalah masyarakat miskin yang menjadi korban.

Tergelitik dengan perbincangan yang hanya beberapa menit sempat aku lihat di session terakhir kemarin malam, ada pernyataan “Bukan menaikkan BBM jalan untuk mengurangi subsidi, tapi bisa dicari jalan lain asal pemerintah mau dan tidak mencari jalan gampang sendiri. Ataukah ini hanya untuk menutupi kinerja PERTAMINA yang bobrok ?”

Aku sebagai bagian masyarakat kecil hanya berharap semoga kenaikan ini tidak terjadi, saya yakin jusuf kalla masih cukup pintar untuk mencari jalan memangkas subsidi di pos lain di negeri ini, jangan terus korbankan rakyat kecil wahai jusuf kalla.
Nyatanya sebulan sebelum kenaikan BBM, pertamina sudah banyak mengurangi pasokannya baik ke SPBU ataupun pangkalan minyak tanah.. sudah harga mahal, barang sulit dicari :( (
Siapa cobak yang susah ????

Cangkruk'anMay 10, 2008 10:30 am

Lama nggak nge blog karena kesibukan pekerjaan, dan baru kali ini dapat kesempatan untuk mencurahkan tulisan karena kebetulan lagi sendirian di office dan lagi feel free.
Teringat kejadian hari kamis, 08 Mei 2008 kemarin.
Kebetulan STNK sepeda motor cantik satu2 nya sudah berakhir tanggal 15 bulan ini, mumpung kemarin ada kesempatan meski baru tanggal 8 aku berencana buat memperpanjang STNK di kantor SAMSAT.
Kalo tahun2 sebelumnya biasanya selalu nitip ke orang untuk perpanjangan STNK, maka tahun ini adalah tahun pertama aku melakukannya sendiri.
Kebayang pelayanan yang tidak memuaskan yang biasanya terjadi di kantor2 pemerintahan dan birokrasi membayangi anganku sebelumnya.
Belum lagi budaya calo yang masih tumbuh subur di negeri tercinta kita ini.
Alhasil sempet males juga sebenernya, tp setelah sedikit bertanya ke saudara yang kebetulan sering mengurus perpanjangan STNK, dia bilang kalo mudah dan lancar.
Well, persiapan pun dilakukan mulai dari nyiapin KTP, fotocopy STNK *yg ini akhirnya gak kepake, dan BPKB yang baru aja keluar dari dealer *hahaha, maklum baru bulan kemaren kreditan lunas
Secara jarak rumah dengan kantor samsat sekitar 30 km, jd berangkat agak awal biar g terlalu panas di jalan.
Sesampai di kantor SAMSAT masih jam 9 pagi, parkir motor dan lsg belagak bego tanya ke jukir “Mo ngurus STNK dimana pak ?”
Jukir dengan enteng jawab “Kalo mo jalan sendiri mas beli dulu stofmap di loket itu *sambil nunjuk loket kecil di sebelah kantin, tp klo mo dijalankan mas nya tinggal nunggu aja g sampe 1 jam koq”
Aku cuma tersenyum dan bilang “Biar saya coba jalan sendiri aja Pak, makasih ya.. ^_^”
AKu pun dtg ke loket yg dituju, sambil nyiapin KTP, STNK, & BPKB
Dengan ramah petugasnya bertanya “Syarat2 nya sudah lengkap Mas ?”
AKu pun dengan tersenyum menyodorkan persyaratan yang sudah aku siapkan sebelumnya.
Petugas kemudian melakukan pengecekan dan semua persyaratan td di streples dalam sebuah map.
Done, aku bertanya “Berapa Mas ?”
“1500″, jawab petugasnya
Wow.. murah kan ? Petugasnya juga ramah.. otakku yang sebelumnya sdh parno sedikit mulai berkurang.
Setelah membayar stofmap aku liat bbrp org yg mengambil stofmap juga pergi ke sebuah loket, secara ak belom pernah jd aku ikut aja dtg ke loket tsb.
Di sana sudah ada 2 orang Polisi yang sudah cukup matang usianya dengan ramah menyambut.
Aku sodorkan berkas yang telah aku bawa, diliat sebentar dan dikembalikan untuk langsung aku bawa ke sebuah ruangan di sebelahnya.
Di sana sudah ada 2 orang wanita yang berjaga di pintu masuk dan dengan ramah pula menyambut orang2.
Dari wanita cantik tersebut aku mendapat informasi bahwa ada layanan reminder yg akan dikirimkan via sms ke nomor hp kita seminggu sebelum STNK kita expired.
Sebuah terobosan yang bagus dari pihak kepolisian dng memanfaatkan Teknologi Informasi di zaman seperti ini.
Mbak receptionist membantu juga melakukan registrasi untuk layanan tersebut.
Setelah itu aku masuk ke dalam ruangan dan meletakkan berkas yg ada dlm stofmap pada tumpukan yang ada di depanku.
10 menit kemudian namaku sdh dipanggil dan tinggal menunggu pembayaran administrasi.
Kira2 10 menit namaku sdh dipanggil untuk menyelesaikan pengurusan administrasi.
Jadi cuman 1/2 jam saja STNK yang baru sudah aku terima dengan cara2 yang prosedural dan semuanya dibuat mudah.
Salut buat kepolisian, terutama untuk SAMSAT. Apalagi di kota2 besar sudah ada layanan SIM keliling dan perpanjangan STNK Drive Thru.
Semoga dikemudian hari pelayanan makin OK, dan akan lebih mudah lagi kalo bisa diakses secara online.
BRAVO !!

Cangkruk'anFebruary 28, 2008 3:40 pm

- oebay | djalankoe, djalan menemoekanmoe %u203A Create New Post %u2014 Wordpress Cognotent

Cangkruk'an 3:40 pm

Secara `adik` udah usia 4th lebih, sepertinja tahun ajaran ini sudah mulai masuk TK yg kemungkinan pendaftaran dimulai bulan mei.
Kebetulan juga deket dengan rumah, jalan kaki bentar juga udah nyampek.
Tertarik mengambil judul ini, karena bagiku sistem pendidikan di Indonesia saat ini tentu jauh berbeda dengan sistem pendidikan era orde baru apalagi orde lama bahkan jaman VOC :D
Aku lihat sepertinya terlalu cepat & terlalu tinggi, pengalaman aku lihat lks anak tetangga yang masih kelas 1 sd u/ mata pelajaran bhs inggris materinya sdh berat banged spt mata pelajaran kita2 kelas 1 smp.
Duh jd stuck nih.. intinya apa bener musti spt itu, knp nggak dikasih yg sesuai dengan usia nya sajah.. klo TK - kelas 2 SD mungkin masih banyak ke permainan yang merangsang daya kreatifitas & ketangkasan anak.
So.. any comment ?

Cangkruk'anFebruary 11, 2008 1:46 pm

Iseng - iseng aja siang ini aku melihat siaran televisi sambil menunggu tibanya waktu aku harus berangkat ke kantor. Acara khas siang hari adalah berita - berita kriminal dan beberapa acara infotaiment gosip yang selalu mewarnai layar televisi di rumah kita.

Seperti kebiasaan pada umumnya, aku selalu berganti channel setiap kali ada iklan, pencet tombol remote control dr channel 1 - 18.
Aku terhenti ketika sampe pada channel 10 di pesawat televisiku yang sengaja aku isi sebuah stasiun tv lokal dhohotv, aku amati acara tersebut.

Tampak di layar kaca mulai dari anak kecil, remaja berjilbab, ibu2 berjilbab, sampai para Bapak2 lengkap dengan peci khas seorang muslim tampak dengan serius plus manggut2 nya mendengarkan ceramah dari seseorang yang lamat2 aku dengar agak aneh nadanya, krn tidak seperti sebuah pengajian atau khotbah dari para da’i.
Ternyata benar dugaanku, seorang pendeta yang sedang berkhotbah lengkap dengan jubah kebesarannya serta tanda salib yang cukup besar dibelakangnya.
Aku terhenyak … !! Acara apakah ini ?? Kenapa disiarkan oleh DhohoTV ?? Apa motif dibalik semua ini yang seringkali aku lihat DhohoTV menyiarkan pengajian2 khas ulama NU di pedesaan lengkap dengan sarung dan khotbah2 ringannya.

Tapi ini lain, sebuah khotbah oleh seorang pendeta tapi pendengarnya org2 dengan ciri pakaian seorang muslim *meski kita juga tdk tau apakah dia memang seorang muslim atau bukan.
Dan sepertinya secara sengaja sang kameramen lebih banyak melakukan shooting terhadap para pendengar yg berpakaian muslim plus dengan seriusnya manggut2 tadi.

Acara berakhir dengan ditandai pembagian bingkisan atau kado natal oleh salah seorang artis era 70 an *aku lupa siapa namanya, bintang iklan sebuah produk kesehatan manula juga
Kado natal diberikan kepada para hadirin yang berpakaian muslim tadi, dikasih acara cium tangan segala :(

Terakhir aku ketahui bahwa acara tersebut adalah perayaan natal oleh kosgoro yang dilangsungkan di kota malang.
Alasan dari ketua kosgoro *klo g salah namanya ridwan hisyam, hal itu merupakan tanda keanekaragaman dan kerukunan antar umat beragama.

Aku sedih, aku menahan tangis dalam hati menyaksikan itu semua :(
Kasihan saudaraku, hanya untuk sebuah kado disertai embel - embel kerukunan umat beragama kau lakukan semua itu.
Mari kawan2 ku sesama muslim yang mampu, kita bantu saudara - saudara kita, jangan sampai imannya tergoyahkan, bahkan sampai tergadaikan hanya karena sebuah kado natal :(

Ma’af, bukan bermaksud provokasi.. lebih baik jika acara khotbah seperti itu tidak perlu melibatkan umat agama lain, biar dalam komunitas masing - masing.
Dai berkhotbahlah dalam komunitas muslim, pendeta berkhotbahlah dalam komunitas kristiani, dan pemuka agama lainnya berkhotbahlah dlm komunitas masing - masing.

Kita jaga kerukunan dan toleransi dalam hubungan antar sesama, tp jangan dlm urusan agama.

Cangkruk'anFebruary 2, 2008 11:37 am

Uffhhmm…
Hari ini stuck banged, alias hiatus kata orang ini.
Kerjaan hari ini NIHIL alias NOL BESAR alias MAGABUT tralala….
Check email di semua account sudah *secara suka melacur, jadi harus banyak email account
Sampe2 email gak penting pun tuntas terbaca ;)
Membuka koran pun sudah tuntas terselesaikan, dari halaman depan, radar, sampe metropolis
Buka ym friend list nya pada disable semuwa alias offline, masih berharap moga2 bocah satu ini nongol, yang suka gangguin aku padahal aku lagi sibuk2 nya kerja :P
Pass banged hiatus nya ketika aku melongok keluar jendela kantorku ternyata hujan cukup deras mengguyur halaman desaku.

Bener2 lagi gak ada ide mo browsing apaan T_T
Pinginnya ada kerjaan sambilan, mo nya bisnis tapi nggak ada nyali..
Ngga pede dengan apa yg dimiliki saat ini..
Bantuin suntikin pirus2 pebisnis dong pada diriku ini
Biar nanti bisa punya peternakan uwang, sehingga nggak perlu capek2 nguli di kantoran.
Biar bisa ngajakin kalian2 makan2.. :D

Dunno… gak nyambung kan ??

Lirik MusikJanuary 31, 2008 2:10 pm

Masih tertinggal bayangan mu
Yang telah membekas di relung hati ku
Hujan tanpa henti
Seolah pertanda cinta tak disini lagi
Kau t’lah berpaling

Biarkan aku menjaga perasaan ini
Menjaga segenap cinta yang telah kau beri
Engkau pergi, aku tak kan pergi
Kau menjauh aku tak kan jauh
Sebenarnya diriku masih mengharapkanmu

Masih adakah cahaya rindumu
Yang dulu selalu cerminkan hatimu
Aku tak kan bisa menghapus dirimu
Meski ku lihat kini kau di seberang sana

Andai akhirnya kau tak juga kembali
Aku tetap sendiri menjaga hati

Sejujurnya diriku masih mengharapkanmu

Cangkruk'an 12:57 pm

Meskipun telat, tapi tidak mengurangi rasa hormat kepada Sang Jendral Besar, The Smiling Genera.
Selamat jalan Pak Soeharto, mantan presiden RI ke 2.
Semoga semua amal ibadah beliau diterima di sisi 4JJ, dan diampuni segala khilaf baik yang disengaja ataupun tidak.
Mari kita bersama lanjutkan pembangunan bangsa ini, jangan ada saling menghujat, tapi marilah saling intropeksi diri & bersama - sama membangun bangsa yang semakin jauh tertinggal dengan negara tetangga.

SELAMAT JALAN THE SMILING GENERAL !